Cart0
Your shopping cart is empty!

Sackai Bags: A hobby that turns into a business

Sackai Bags: A hobby that turns into a business Toto Prastowo dan Presi Mandari, pasangan suami istri yang merintis bisnis tas kanvas bernama Sackai Bags saat ikut pameran craft, handmade, and gift di New York Now, Jacob Javits Convention Center, Manhattan, New York, Senin (13/8/2018). (KOMPAS.com/ANDR

NEW YORK, KOMPAS.comIt all began when a former journalist Presi Mandari started designing and sewing her own canvas bags as a creative outlet to help handle her stress at work. Years later, she decided to turn her hobbly into a business she runs with her graphic designer husband Toto Prastowo. They now sell handmade product named Sackai Bags in Indonesia and overseas. The intervew was taken on a sideline of her exhibition at Javits Convention Center, Manhattan, New York on August 13, 2018

 sumber : kompas.com

 

NEW YORK, KOMPAS.com - Berawal dari hobi Presi Mandari yang menggemari tas kanvas, lahirlah ide untuk membuka bisnis sendiri. Mantan jurnalis asal Indonesia di salah satu media internasional itu bersama dengan suaminya, Toto Prastowo, kini menjalankan bisnis tas kanvas buatan tangan atau handmade dengan nama Sackai Bags yang pembelinya sudah menyebar, dari dalam hingga luar negeri. Awalnya, Presi memang sudah senang dengan tas kanvas semasa masih jadi jurnalis. Salah satu produk yang dia sukai adalah Crumpler, tas yang semula dikhususkan bagi para messenger atau tas untuk kurir yang kini berubah jadi berbagai macam tas fungsional. "Itu harganya memang agak mahal. Suatu waktu, saya ke pasar lihat-lihat bahan kanvas, lalu mikir kenapa enggak coba bikin sendiri saja ya, harganya jauh lebih murah," kata Presi kepada Kompas.com di sela-sela pamerannya bersama Badan Ekonomi Kreatif ( Bekraf) di Jacob Javits Convention Center, Manhattan, New York, Senin (13/8/2018).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sackai Bags, dari Hobi Menjadi Bisnis", https://ekonomi.kompas.com/read/2018/08/14/090800426/sackai-bags-dari-hobi-menjadi-bisnis?page=all
Penulis : Andri Donnal Putera
Editor : Erlangga Djumena